Bagaimana Cara Mengatasi & Mencegah Keputihan

Posted By : Posted on - 5:23 PM with No comments
Mengatasi dan mencegah keputihan pada area kewanitaan - Seperti dikutip dari situs kesehatan wanita The Women Health  menyebut bahwa Keputihan merupakan keluarnya lendir atau sekresi lendir dari lubang kewanitaan anda berupa cairan yang memiliki konsistensi seperti lendir berwarna bening, putih maupun kekuning-kuningan. Keputihan adalah hal yang wajar karena merupakan proses pembuangan kotoran maupun sisa sia menstruasi dari dalam rahim anda dengan catatan hal itu akan terjadi secara normal jika tidak disertai dengan bau yang busuk dan perubahan warna pada lendir. Keputihan yang normal penting untuk menjaga kesehatan kelamin namun jika keputihan terjadi dalam keadaan yang tidak normal memerlukan perhatian medis untuk mencegah infeksi.

Untuk membedakan apakah keputihan terjadi secara normal atau tidak anda bisa melihat dari warna dan bau lendir tersebut. Untuk keputihan yang terjadi secara normal akan mengeluarkan cairan atau lendir yang bening dan tanpa disertai bau yang menyengat sedang keputihan yang terjadi akibat gangguan kesehatan pada organ intim bisanya disertai dengan bau yang menyengat atau busuk juga lendir tebal berwarna putih tebal atau kekuning-kuningan.

Untuk menyebut kondisi ini dunia medis sering menyebutnya dengan banyak sebutan seperti leucorrhea, vaginal discharge, whitish, flour albus dan kita sebagai orang awam sering menyebutnya dengan keputihan.Keputihan yang tidak normal harus segera ditangani atau dilakukan perawatan yang tepat untuk mencegah masalah kesehatan lebih lanjut seperti infeksi. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait untuk mendapatkan perawatan yang tepat untuk mengatasi keputihan ini.

Mengatasi & Mencegah Keputihan

Keputihan umumnya terbagi menjadi 2 kategori yaitu keputihan fisiologis dan patologis. Keputihan fisiologis mengacu pada keputihan karena faktor fisik seperti kondisi pikiran, perubahan hormon, siklus ovulasi, kegembiraan atau kegugupan. Keputihan fisiologis biasanya akan terjadi karena keadaan sebagai berikut, seperti:

  • Pada bayi perempuan yang baru lahir, terutama bayi perempuan karena adanya hormon estrogen dari ibunya.
  • Selama masa pubertas pada remaja perempuan karena adanya perubahan hormonal
  • Selama siklus ovulasi (pembuahan) dan pada awal kehamilan
  • Karena gairah seksual

Keputihan patologis secara umum bisa disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat, kebiasaan buruk atau pola makan dan gizi yang tidak tepat. Disfungsi dalam saluran kelamin juga menyebabkan keputihan patologis. Kemacetan (disfungsi atau kehilangan fungsi normal sekresi cairan) atau peradangan pada lendir vagina juga menyebabkan keputihan dan memerlukan perhatian medis dengan segera untuk mencegah infeksi dan penyakit lainnya yang mungkin timbul karena keputihan seperti kanker serviks, peradangan serius dan penyakit lain yang berkaitan. Banyak wanita juga mengalami keputihan setelah melahirkan dan dalam kasus seperti jika disertai dengan bau busuk dan sakit punggung, bisa menunjukkan infeksi pada rahim.

Cara Alami Mencegah & Mengatasi Keputihan
Keputihan biasanya berlanjut selama beberapa minggu berturut-turut atau bulan dan membutuhkan perawatan terus menerus sampai gejala mulai mereda atau hilang sama sekali. Pengobatan tepat waktu diperlukan untuk mencegah dari menjadi masalah kronis. Jadi pastikan untuk segera berkonsultasi atau menghubungi dokter terkait jika anda menemukan bahwa keputihan terjadi secara tidak normal agar mendapatkan perawatan segera dan tepat.

Gejala Keputihan
Dilihat dari gejala yang muncul pada keputihan tentunya akan berbeda antara wanita yang satu dengan yang lain, namun secara umum keputihan mungkin relatif asimtomatik. Nah berikut adalah beberapa gejala keputihan yang terjadi secara tidak normal yang perlu dilakukan penanganan atau perawatan medis lebih lanjut.

  • Keluar cairan dari vagina biasanya  putih kental atau kekuningandan biasanya meninggalkan bercak di celana dalam tanpa anda sadari.
  • Perubahan suasana hati yang sering, mudah marah, sensitif, mudah bersedih dll (kondisi emosional tidak stabil)
  • Lendir yang keluar dari organ kewanitaan biasanya disertai dengan bau busuk, sedikit berbusa dan tebal berwarna putih tebal atau kuning.
  • Merasakan nyeri diarea organ kewanitaan atau di daerah perut dan rasa yang sangat gatal.
  • Dll

Penyebab Keputihan
Keputihan dapat mempengaruhi satu atau lebih organ-organ sistem reproduksi wanita. Setiap kali ada akumulasi abnormal racun dalam tubuh karena kebiasaan makan yang tidak sehat, organ-organ seperti ginjal, usus dan kulit sulit untuk mengusir racun ini dari tubuh. Akibatnya, tubuh mencoba untuk mengusir racun ini dalam bentuk cairan berbau busuk dan keputihan kental. Dalam kasus keputihan kronis, keputihan bisa menjadi putih, kuning atau bahkan kehijauan dan disertai dengan nanah. Beberapa penyebab umum dari keputihan meliputi:

  • Kondisi seperti vaginitis monilial, vaginitis trikomonas, atau servisitis.
  • Gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan yang tidak sehat
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Cedera atau trauma pada vagina, rahim atau serviks, yang sangat umum selama kehamilan
  • Iritasi dari benda-benda seperti alat kontrasepsi intrauterine
  • Penggunaan semprotan, pelumas atau jeli
  • Kontrasepsi yang digunakan oleh laki-laki atau perempuan yang dapat menyebabkan iritasi
  • Penyakit menular seksual
  • Tidak rajin membersihkan organ kewanitaan 
  • Luka kelamin yang disebabkan oleh gatal yang berlebihan
  • Infeksi bakteri dan jamur
  • Gangguan pencernaan
  • Sembelit
  • Anemia
  • Penyakit seperti diabetes dan menorrhagea
  • Stres dan kecemasan
  • Infeksi dari bakteri, jamur atau parasit lainnya. Infeksi saluran kemih juga sangat umum penyebab debit perempuan.

Keputihan dapat terjadi pada remaja sebelum dan sesudah menstruasi. Keputihan bisa disebabkan karena iritasi alat kelamin yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti kotoran, cacingan, pakaian basah atau lembab atau sering masturbasi. Pada usia remaja keputihan umumnya terjadi di antara periode menstruasi saat selaput lendir menebal. Jenis keputihan menyebabkan nyeri haid dan masalah menstruasi lainnya. Pada wanita yang lebih tua, keputihan mungkin akibat dari masalah lain seperti gonore, yang menyebabkan keputihan dan nyeri saat buang air kecil. Keputihan juga bisa diisebabkan oleh faktor pertumbuhan bakteri pada organ genital. Penyakit radang panggul menyebabkan keputihan, yang mengarah ke keputihan abnormal disertai dengan nyeri punggung bawah dan nyeri pinggang.

Mengatasi & Mencegah Keputihan

Pengobatan Alami Keputihan
Mengidentifikasi gejala keputihan adalah langkah pertama dalam mengobati kondisi ini. Tergantung pada penyebab pasti, dokter mungkin menyarankan pengobatan keputihan dalam bentuk obat oral dan obat-obatan serta salep topikal dan krim. Selain pilihan pengobatan dari dokter anda juga bisa menggunakan tips yang alami dan tentunya tidak memiliki efek samping, aman dan tentunya berbiaya murah. Nah berikut adalah beberapa bahan alami untuk mengobati keputihan secara alami.

Mengatasi keputihan menggunakan Beras 
Berasa dapat juga digunakan untuk membantu mengurangi keputihan pada organ kewanitaan anda. Caranya rendam beras bersih dalam satu gelas air matang diamkan selama beberapa jam, nah air beras ini tambahkan 1 sdm gula dan diminum 2 kali sehari.

Mengatasi keputihan menggunakan Daun Wal nut (Kenari)
Walnut atau daun kenari biasa digunakan untuk membersihkan organ kewanitaan anda dari bakteri atau jamur yang bisa memperparah kondisi keputihan. Rebus daun pohon walnut dalam satu liter air sampai mendidih dan biarkan sampai takaran air menjadi 2 gelas. Setelah dingin gunakan campuran ini untuk membasuh vagina untuk mengobati keputihan.

Mengatasi keputihan menggunakan Ketumbar 
Rendam satu sendok biji ketumbar selama semalam dalam segelas air dan minum di pagi hari sebelum sarapan pada waktu perut kosong untuk meringankan gejala keputihan. Lanjutkan obat ini selama minimal 1 minggu untuk hasil yang baik.

Mengatasi keputihan dengan konsumsi Pisang
Banyak mengkonsumsi buah pisang dicelupkan ke dalam mentega saat sarapan dan makan siang untuk mengobati keputihan secara alami. Anda juga dapat mengkonsumsi pisang dua kali sehari dengan 5 tetes minyak cendana untuk mengobati dan menyembuhkan keputihan.

Mengatasi keputihan menggunakan mangga Muda 
Seperti kita ketahui bahwa mangga muda memiliki kandungan viutamin C yang tinggi, antioksidan dan antibakteri yang baik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi pada keputihan. Caranya haluskan dan kupas buah mangga dengan menggunakan blender sehingga menghasilkan seperti pasta. Gunakan pasta ini untuk dioleskan pada daerah vagina merupakan cara yang efektif untuk keputihan.

Mengatasi keputihan denga konsumsi Jus Cranberry
Segala buah berry seperti blackberry, cranberry, blueberry, strawberry, dan segala jenis berry lain mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, selain itu buah berry juga mengandung lycopene yang mengandung antikanker, jadi sangat baik bagi anda untuk mengonsumsi buah berry ini karena dapat juga untuk membantu mengatasi keputihan. Buah berry Mengkonsumsi jus cranberry, bermanfaat untuk mengobati keputihan.
 
Mengatasi keputihan dengan Ramuan Herbal
Buatlah ramuan rebusa herbal dari kulit kayu ek, yarrow dan lavender untuk pengobatan keputihan alami. Caranya buat ramuan ini untuk mencuci daerah kewanitaan anda. Ramuan ini akan membantu membunuh bakteri, jamur yang menyebabkan bau tidak sedap dan keputihan. Ramuan ini juga membantu menyeimbangkan pH di dalam organ keintiman anda.

Mengatasi keputihan dengan Kunyit Dan Bawang Putih
Mengkonsumsi campuran kunyit dan bawang putih yang telah dihaluskan untuk mengobati keputihan secara internal. Kedua kunyit dan bawang putih mengandung anti-inflamasi, anti-jamur dan anti-bakteri sifat kuat yang bermanfaat dalam mengobati keputihan.
 
Mengatasi keputihan menggunakan Lemon
Campuran air dan perasan lemon digunakan sebagai pencuci vagina adalah cara terbaik untuk membersihkan daerah vagina serta membersihkan selaput lendir pada rahim dan vagina.

Meskipun pengobatan rumah ini biasanya lebih aman dibandingkan dengan kebanyakan obat konvensional lainnya dan obat-obatan, itu selalu lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mencoba salah satu dari mereka.

G+

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan share di media sosial melalui tombol diatas atau klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Cari Cara

Atau jika artikel ini bermanfaat silahkan muat ulang namun hargailah dengan menempatkan link web blog ini, Menghargai karya orang lain sama halnya menghargai diri Anda sendiri,Terima kasih!
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

No comments:

Post a Comment